sepasang mata cantik yang bersinar bila memandang
seulas bibir coklat kehitaman yang tetap manis,
dengan senyuman segaris,
walaupun dicemar nikotin
dia tidak
pandai menulis bait-bait kata puitis,
tapi dia berbahasa jujur dari hati
tidak reti memujuk rajuk
tidak reti berada dalam nuansa romansa
dia cuma
yang aku pandang paling manis
yang aku rasa paling comel
yang aku terima apa ada
di suatu hari nanti
di ketetapan yang telah tertulis
ketika aku sendiri belum menjenguk dunia
berdasarkan mimpi semalam.
aku cuma nampak dari sisi
:)
No comments:
Post a Comment